MUI dan Muhammadiyah Jatim Desak Larangan Sound Horeg Usai 3 Korban Jiwa
MUI dan Muhammadiyah Jawa Timur mendesak larangan penggunaan sound horeg menyusul tiga warga yang tewas selama Agustus lalu.
KAJUARA.NET โ Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak adanya larangan penggunaan sistem pengeras suara berkekuatan tinggi atau yang dikenal sebagai 'sound horeg', menyusul insiden kematian tiga warga selama bulan Agustus.
Detail Peristiwa & Konteks
Fenomena penggunaan sound system dengan volume ekstrem atau sound horeg belakangan ini kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Puncaknya, rentetan insiden selama bulan Agustus di Jawa Timur mengakibatkan tiga warga meninggal dunia, memicu reaksi keras dari kalangan pemuka agama yang menilai tradisi atau hiburan tersebut telah melampaui batas dan membahayakan keselamatan.
Poin Penting Liputan
- Tiga warga di Jawa Timur dilaporkan meninggal dunia selama bulan Agustus akibat aktivitas sound horeg.
- MUI Jawa Timur secara tegas mendorong peninjauan ulang hingga larangan penggunaan sound horeg.
- Muhammadiyah Jawa Timur turut mengecam dampak negatif dari penggunaan pengeras suara berlebihan yang mengancam jiwa.
Dukung Kami
Agar informasi update terus, support kami.