LIVE KAJUARA.NET — Kabar Akurat, Jujur Untuk Anda, Ringkas dan Aktual Jumat, 30 Oktober 2026
KAJUARA.NET KAJUARA.NET
KAJUARA.NET KAJUARA.NET
Bahasa / Language
Kanal Berita
Informasi & Redaksi
Iklan ditutup oleh Google AdChoices
•

Ketum Baru PBNU Gus Kikin Diminta Hindari Politik Winner Takes All

Terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dinilai sebagai momentum rekonsiliasi penting untuk menghindari pendekatan winner takes all.

Ketum Baru PBNU Gus Kikin Diminta Hindari Politik Winner Takes All
Sumber foto/ilustrasi: Republika

KAJUARA.NET โ€” Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU periode 2026-2031 dinilai sebagai momentum strategis untuk mewujudkan rekonsiliasi di tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Detail Peristiwa & Konteks

Pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, menyatakan bahwa kepemimpinan baru ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk merangkul berbagai elemen yang sempat terpolarisasi. Kepemimpinan inklusif dinilai krusial agar PBNU tetap solid dan fokus pada agenda umat.

Iklan ditutup oleh Google AdChoices
•

Dalam pandangannya, pengurus baru diminta untuk menghindari pola kepemimpinan yang bersifat winner takes all atau pemenang mengambil semuanya. Pendekatan tersebut dikhawatirkan justru akan memperlebar jarak antarkelompok diinternal organisasi.

Poin Penting Liputan

  • KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) terpilih sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU periode 2026-2031.
  • Pengamat menilai momen ini sangat tepat untuk melakukan rekonsiliasi internal organisasi.
  • Kepemimpinan baru diminta menghindari pendekatan politik winner takes all demi menjaga soliditas.
Kopi
Support Kami โ˜•
Bantu kami terus menghadirkan berita terpercaya
๐Ÿ’ฌ
Gimana Perasaanmu Baca Berita Ini?
Yuk, wakili suara warganet dengan memilih salah satu ekspresi di bawah!
Suaramu Masuk!
0 Respons Warganet
Jadilah warganet pertama yang memberikan tanggapan untuk berita hangat ini!
1 Klik Tanpa Login
Baca kelanjutan artikel selengkapnya »
Melanjutkan liputan lengkap via Republika
Baca Selanjutnya
Sumber liputan: Republika
Dikurasi oleh Redaksi KAJUARA.NET
BU

Bahrul Ulum

Kurator & Agregator Berita

Berdedikasi menghimpun dan mengurasi informasi digital terkini dari berbagai sumber tepercaya untuk mencerahkan wawasan publik.

Iklan ditutup oleh Google AdChoices
•
Iklan ditutup oleh Google AdChoices
•
ADVERTISEMENT
Iklan Sponsor
Iklan ditutup oleh Google AdChoices
•